Kurus Dengan Puasa: Mitos atau Fakta?

Kurus Dengan Puasa: Mitos atau Fakta?

Sebentar lagi umat muslim akan memasuki bulan Ramadan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri di bulan Juni 2019. Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Islam berpuasa penuh selama 30 hari, tidak makan dan minum dari fajar sampai tenggelamnya matahari. Nah ada beberapa orang yang memanfaatkan bulan puasa ini untuk mengurangi berat badannya agar lebih kurus.

Menurut Anda, kurus dengan puasa itu mitos atau fakta?

Sebenarnya saat Anda berpuasa, tubuh Anda tidak mendapatkan energi dari makanan yang Anda makan, makanan yang Anda konsumsi saat sahur akan disimpan dalam bentuk glukosa pada hati dan otot. Sehingga ketika glukosa ini digunakan, tubuh mulai membakar lemak untuk menjadikannya sumber energi. Hal ini yang membuat berat badan Anda menjadi berkurang.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan yaitu pola makan Anda, terutama pada saat berbuka. Biasanya setelah berpuasa seharian, Anda menjadi sangat kelaparan sehingga menginginkan semua makanan untuk dikonsumsi dan akhirnya menjadi kalap makan banyak hal. Jika hal ini Anda lakukan, berat tubuh Anda malah mungkin menjadi bertambah.

Agar puasa tidak sia-sia sekaligus mendapat bonus berat badan yang turun, simak tips kurus dengan puasa dibawah ini;

Kurus Dengan Puasa: Mitos atau Fakta?

Perhatikan apa yang Anda makan

Saat menyantap sahur dan buka puasa, pastikan menunya kaya akan serat dan protein. Kamu bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa kelaparan selama puasa. Makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan sehingga ketika waktunya makan malam setelah berbuka puasa, kamu tidak kalap dan malah kebanyakan makan.

Jangan tidur setelah sahur

Rasa kantuk sering kali membuat Anda tidak tahan untuk kembali tidur setelah sahur. Padahal, tidur setelah sahur dapat membuat tubuh Anda menimbun kalori yang baru Anda masukan dalam tubuh. Berolahraga justru bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang efektif.

Kurus Dengan Puasa: Mitos atau Fakta?

Minum air yang cukup

Pastikan tetap minum banyak air selama bulan puasa, paling tidak 8 gelas per hari.Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.

Tidur yang cukup

Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif. Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak.

Bagaimana tips diatas? Cukup mudah dilakukan saat puasa kan?